3 Model Percakapan

by -321 views
3 Model Percakapan - Cak windra
3 Model Percakapan - Cak windra

Hoax, opini dan berita memang belakangan ini sulit untuk dibedakan sehingga ketiganya dianggap sama. Walaupun sebenarnya memang berbeda sekali bukan hanya dari namanya saja tetapi isi pesannya memunyai makna beda. Hal yang demikian itu bisa dijumpai dengan mudah untuk era saat ini menjamur. Karena didukung oleh kemajuan teknologi sehingga memudahkan untuk diproduksi dan bisa dilakukan dimanapun. Tentu tanpa batas ruang untuk mengolahnya. Hal tersebut hanya dengan sentuhan jari sudah terbentuk atau tercipta suatu deretan tulisan. Tentu ribuan atau jutaan pesan tulisan yang berseliweran di dunia internet. Tetapi itu semua lahir dari daya cipta kreatifitas. Hal itu diperlukan biar alam demokrasi terasa demokrasinya.

Seperti halnya hoax atau orang sering menyebutnya kabar palsu. Sebenarnya kalau bicara kabar palsu atau hoax maka itu sudah ada sejak dahulu kala. Tetapi apabila orang sudah pernah mendapatkan kabar palsu tersebut maka yang kedua kalinya tidak mudah mempercayai. Untuk selanjutnya akan lebih berhati-hati dalam mendapatkan kabar memvilter terlebih dahulu kepada orang lain. Sikap tersebut diambil guna dimintai pertimbangannya benar atau tidaknya kabar yang diterimanya. Karena alaram kehati-hatian tadi secara otomatis akan aktif sendiri.

Setiap orang mempunyai opini atau pandangan tersendiri atas suatu persoalan. Tentu didasari akal dan fikiran yang jernih dalam memandangnya. Cara memandang orang bisa dari berbagai macam sudut yang dia sukai. Dari situ akan terlahir pemikiran-pemikiran yang diyaqininya benar. Karena suatu opini muncul dari suasana yang kurang nyaman. Namun sebaliknya apabila nyaman maka opini jarang bermunculan. Disamping itu opini merupakan gambaran atau suara hati yang tersentuh oleh angin malam. Ada yang bilang untuk mengusir dinginnya angin malam bisa dengan meminum secangkir kopi, segelas teh hangat dan sepiring singkong rebus. Jadi bermacam-macam pendapat yang menurutnya benar.