Abrar Rifai: Sebelum Tenggelam

by -153 views
Abrar Rifai: Sebelum Tenggelam
Abrar Rifai: Sebelum Tenggelam
Oleh Abrar Rifai

PERDANANEWS.com – Abrar Rifai: Sebelum Tenggelam. Ada banyak orang yang tak mau melakukan kebaikan, hanya karena kebaikan tersebut bukan berasal darinya. Orang seperti ini hatinya sakit. Kasihan!

Giliran ditinggal, eh mengejar juga. Tapi menggunakan berbagai topeng, karena sudah terlanjur malu. Menolak tapi mau. Malu tapi akhirnya tetap ikut-ikutan.

Orang Arab bilang, “Limadza tuqaddimu rijlak wa tuakhkhiru ghairahu = Kenapa kau melangkah hanya dengan satu kaki, sedang kaki satunya kau tarik ke belakang?”

Saya kasih tahu ya, terlalu lama berjalan di tempat itu memang bisa mengeluarkan keringat. Tapi lama-lama kau bisa pingsan juga.

Berdandan itu perlu, Sodara. Bukan karena idealisme yang tergadai, tapi menyesuaikan diri di tengah kerumunan beragam manusia itu penting. Tak akan kita bisa bersama orang-orang rapi, sementara kita kucel sendirian.

Kita harus mandi. Pakai sabun dan membilasnya sebersih mungkin. Setelah itu kita bungkus tubuh kita dengan pakaian terbaik, sebelum kita menghadiri satu pesta.

Apalagi ini pesta demokrasi yang semua orang bebas ngata-ngatain kamu dengan diksi yang paling nyinyir sekalipun.

Pun, mengenakan wewangian itu juga tak kalah penting. Sebab badan yang berbau busuk, tak diinginkan kehadirannya oleh banyak orang.

Tak cukup hanya bilang, yang penting hati bersih. Rajin shalat, rajin puasa dan segenap kebaikan diri lainnya. Sebab manusia tak akan bisa membaca isi hatimu.