Gelorakan Semangat Muda

by -122 views
Gelorakan Semangat Muda
Gelorakan Semangat Muda

Kemerdekaan 17 Agustus 1945 bukan berarti api semangat tersebut lantas redup atau padam. Karena perjalanan negeri ini tetap harus berlangsung sesuai apa yang diharapkan oleh para pendiri bangsa. Sehingga impian serta cita-cita tersebut dapat terwujud.

Bagi generasi saat ini memang cara mengamalkannya berbeda dengan zaman dulu. Tentu harus disesuaikan dengan kondisi yang aktual tema sekarang. Demikian juga dengan sumpah pemuda dimasa itu perlu sekali organisasi dari beberapa daerah bersatu menjadi satu. Karena apabila masih menggunakan cara lama maka untuk melangkah yang lebih besar lagi tidak bisa akan kesulitan.

Sebagai contoh seperti perang Pangeran Diponegoro. Perang yang sangat terkenal dimasa itu karena pemerintah Belanda menjadi kelimpungan. Bagaimana tidak dari sejak meletus perang tahun 1825 sampai 1830 pemerintah Belanda prajuritnya ribuan yang meninggal dan konon katanya sampai, puluhan ribu.

Belum lagi dana yang harus dikeluarkan hanya untuk memadamkan kobaran perang yang ditimbulkan Pangeran Diponegoro. Itu baru satu perang dan satu tokoh. Belum lagi kobaran api perang yang ada diluar pulau jawa. Semua itu mempunyai semangat yang sama tetapi hanya cara berjuangnya masih sendiri-sendiri. Apabila beliau-beliau pada saat itu bersatu mungkin saja pemerintah Belanda sudah tidak kerasan berada di nusantara.

Semoga momen sumpah pemuda kali ini benar-benar tidak hanya sekedar diingat ataupun diketahui. Apalagi bertepatan masih didalam kondisi yang begini. Setiap zaman memang berbeda untuk jalan peristiwanya dimasa 1928 barangkali memang hal tersebut sebagai jalan keluarnya.

Tidak bisa sendiri-sendiri lagi apabila ingin mencapai kemerdekaan walaupun diwaktu itu belum diketahui kapan akan merdeka. Bagi pemuda zaman Now atau Millenial. Walau hidup dimasa sekarang tetapi semangat tiru para sesepuh zaman dahulu. Semangat meniru orang tua zaman dahulu lalu dimodifikasi disesuaikan dimasa kini. Apabila sesuatu yang lama tetapi masih relevan untuk diterapkan kenapa tidak dilakukan. Masa muda jangan biarkan berlalu begitu saja.

(rls/red Perdananews.com)